https://www.youtube.com/@agussalimnasutionmandailing2/videos

Foto saya
UNTUK KE-GUBERNUR-AN SUMATERA UTARA DARI PENDIRI UM (UNIVERSITAS MANDAILING) FOR THE PROVINCIAL GOVERNOR OF SUMATERA UTARA FROM THE FOUNDER OF MU (MANDAILING UNIVERSITY)

Rabu, 12 Agustus 2026

25 April 2997, Selasa untuk ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari Penjadwalan Linimasa UANM KS MET (Universitas Agussalim Nasution Mandailing Kuliah Sepanjang Masa Electronic Teleconference) Tahun 2997

 

MAGNUM OPUS

Arahan

dari

Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution

Link video

Pihak Rektorat, Dekanat, Jurusan, Program Studi, staf pengajar, mahasiswa/mahasiswi, regeneratif The Greatest Generation, Generasi Boomer, Generasi X, Generasi Millenial, Gen Z, Gen Alpha, Gen Beta, Gen Gamma, Gen Delta, Generasi Epsilon, Generasi Sigma, Generasi Upsilon, Generasi Omega UANM (Universitas Agussalim Nasution Mandailing) yang saya banggakan,

The Rectorate, Deans, Departments, Study Programs, teaching staff, students, regenerative The Greatest Generation, Boomer Generation, Generation X, Millennial Generation, Gen Z, Gen Alpha, Beta Generation, Gamma Gene, Delta Gene, Epsilon Generation, Generation Sigma, Generation Upsilon, Generation Omega of ANMU (Agussalim Nasution Mandailing University) that I am proud of,

 

Kisi-Kisi Materi KUANMET (Kuliah Universitas Agussalim Nasution Mandailing Electronic Teleconfence)

 

untuk ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari UANM (Universitas Agussalim Nasution Mandailing) dengan Misi Abadi untuk Perdamaian Abadi Dunia 

 

25 April 2997, Selasa, untuk ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari Penjadwalan Linimasa UANM KS MET (Universitas Agussalim Nasution Mandailing Kuliah Sepanjang Masa  Electronic Teleconference) Tahun 2997 (dua ribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh) Masehi ke Saat Ini (Now) Tahun 2026, 971 (sembilan ratus tujuh puluh satu) tahun, secara Arus Mudik, dari Kota Medan Reinkarnasi Ilmu Asia ke Wajah Dunia Internasional Global Bumi, mewarisi Peradaban dengan Amal Jariyah (Ilmu yang Bermanfaat) sebagai Tanggung Jawab Moral Kita untuk Generasi ke Generasi Mendatang untuk Perdamaian Abadi Dunia khususnya untuk rakyat Provinsi Sumatera Utara

April 25th, 2997 Tuesday, for the GOVERNOR of NORTH SUMATERA from the Timeline Scheduling of Agussalim Nasution Mandailing University Lecture Throughout Time Electronic Teleconference Year 2997 (two thousand and nine hundreds and ninety seven) AD to the Present (Now) Year 2026, 971 (nine hundreds and seventy one) years, through the Homecoming Flow, from the City of Medan Reincarnation of Asian Knowledge to the Face of the Global International World of the Earth, inheriting Civilization with Amal Jariyah (Beneficial Knowledge) as Our Moral Responsibility for Future Generations for Eternal World Peace especially for the people of North Sumatra Province

 

Universitas Agussalim Nasution Mandailing (UANM)

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian

Jurusan Teknik Pertambangan

Materi Kuliah

Selasa, 25 April Tahun 2997 Masehi

Agussalim Nasution Mandailing University (ANMU)

The Faculty of Earth Sciences and Technology

The Mining Engineering Department

Lecture Material

Tuesday, April 25th, Year 2997 AD

 

LAMPIRAN I

PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 7 TAHUN 2026

TENTANG

STANDAR KEGIATAN USAHA PADA PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO SEKTOR ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

APPENDIX I

REGULATION OF THE MINISTER OF ENERGY AND MINERAL RESOURCES

OF THE REPUBLIC OF INDONESIA

NUMBER 7 OF 2026

CONCERNING

STANDARDS FOR BUSINESS ACTIVITIES IN THE IMPLEMENTATION OF RISK-BASED BUSINESS LICENSING IN THE ENERGY AND MINERAL RESOURCES SECTOR

 

STANDAR KEGIATAN USAHA PERIZINAN BERUSAHA SEKTOR ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

STANDARDS FOR BUSINESS ACTIVITIES IN THE ENERGY AND MINERAL RESOURCES SECTOR

 

C. Subsektor Mineral Dan Batubara (halaman 211)

C. Minerals and Coal Subsector (page 211)

 

8. Standar Kegiatan Usaha Berupa Izin Usaha Jasa Pertambangan (halaman 244)

8. Business Activity Standards in the Form of Mining Services Business Licenses (page 244)

 

No.

Number

Izin Usaha Jasa Pertambangan

Mining Services Business License

 

KBLI:

(09900) Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya

Indonesian Standard Industrial Classification:

(09900) Other Support Activities for Mining and Quarrying

3.

Penggolongan Usaha

Business Classification

IUJP untuk jenis kegiatan pelaksanaan yang meliputi bidang:

report on the implementation of activities under the Rock Mining Permit;

a.

penyelidikan umum, meliputi subbidang:

general exploration, covering the following sub-fields:

 

1)

survei tinjau (reconnaissance);

review survey (reconnaissance);

 

2)

remote sensing; dan

remote sensing; and

 

3)

prospeksi,

prospecting,

b.

eksplorasi, meliputi subbidang:

exploration, covering the following sub-fields:

 

1)

penentuan posisi;

positioning;

 

2)

pemetaan topografi;

topographic mapping;

 

3)

pemetaan geologi;

geological mapping;

 

4)

geokimia;

geochemistry;

 

5)

geofisika;

geophysics;

 

6)

geoteknik, hidrologi, dan hidrogeologi;

geotechnics, hydrology, and hydrogeology;

 

7)

pembukaan lahan;

land clearing;

 

8)

pengeboran eksplorasi;

exploration drilling;

 

9)

percontoan eksplorasi;

exploratory pilot project;

 

10)

estimasi sumber daya; dan

resource estimation; and

 

11)

estimasi cadangan,

reserve estimation,

c.

studi kelayakan, meliputi subbidang penyusunan Studi Kelayakan,

feasibility study, including the sub-field of preparing a Feasibility Study,

d.

konstruksi pertambangan, meliputi subbidang:

mining construction, covering the following sub-sectors:

 

1)

penerowongan (tunneling);

tunneling;

 

2)

penyemenan tambang bawah tanah;

underground mine cementing;

 

3)

penyanggaan tambang bawah tanah;

underground mine support;

 

4)

shaft sinking;

 

5)

sistem penerangan tambang bawah tanah;

underground mine lighting systems;

 

6)

fasilitas instalasi listrik tambang bawah tanah;

underground mine electrical installation facilities;

 

7)

alat berat tambang bawah tanah;

underground mining heavy equipment;

 

8)

pengeboran dalam rangka peledakan;

drilling for blasting purposes;

 

9)

peledakan;

blasting;

 

10)

fasilitas perbengkelan;

workshop facilities;

 

11)

komisioning tambang;

mine commissioning;

 

12)

ventilasi tambang;

mine ventilation;

 

13)

fasilitas pengolahan;

processing facility;

 

14)

fasilitas pemurnian;

purification facility;

 

15)

fasilitas stockpile;

stockpile facility;

 

16)

fasilitas pembibitan;

nursery facilities;

 

17)

pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang atau program reklamasi bentuk lain;

civil works in accordance with the post-mining land use designation or other forms of reclamation programs;

 

18)

jalan pertambangan;

mining road;

 

19)

jembatan;

bridge;

 

20)

pelabuhan;

harbor;

 

21)

gudang bahan peledak;

explosives magazine;

 

22)

fasilitas penimbunan bahan bakar cair;

liquid fuel storage facilities;

 

23)

sistem penyaliran;

drainage system;

 

24)

tempat penyimpanan sementara limbah bahan berbahaya dan beracun (B3);

temporary storage facility for hazardous and toxic waste (B3);

 

25)

kolam pengendap;

settling pond;

 

26)

Tailing Storage Facility (TSF);

 

27)

timbunan tailing untuk material padat; dan

tailings piles for solid materials; and

 

28)

Geoteknik

geotechnical engineering

e.

pengangkutan, meliputi subbidang:

transportation, covering the following sub-sectors:

 

1)

menggunakan truk;

using trucks;

 

2)

menggunakan lori; dan

using a lorry; and

 

3)

menggunakan ban berjalan (belt conveyor).

using a belt conveyor.

f.

lingkungan pertambangan, meliputi subbidang:

mining environment, covering the following sub-fields:

 

1)

pemantauan lingkungan;

environmental monitoring;

 

2)

survei Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup/Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL/RPL );

survey for the Environmental Management Plan/Environmental Monitoring Plan (RKL/RPL);

 

3)

pengelolaan air asam tambang;

acid mine drainage management;

 

4)

audit lingkungan pertambangan; dan

mining environmental audit; and

 

5)

pengendalian erosi,

erosion control,

g.

reklamasi dan pascatambang, meliputi subbidang:

reclamation and post-mining, covering the following sub-fields:

 

1)

penyiapan dan penataan lahan;

land preparation and arrangement;

 

2)

penebaran tanah pucuk (topsoil);

spreading of topsoil;

 

3)

pembongkaran fasilitas;

dismantling of facilities;

 

4)

pembibitan;

seedling production;

 

5)

penanaman;

planting;

 

6)

perawatan; dan

maintenance; and

 

7)

reklamasi bentuk lain,

other forms of reclamation,

h.

keselamatan pertambangan, meliputi subbidang:

mining safety, covering the following sub-fields:

 

1)

pemeriksaan dan pengujian teknik; dan

technical inspection and testing; and

 

2)

audit keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan,

mining occupational safety and health audit,

i.

penambangan, meliputi subbidang:

mining, covering the following sub-sectors:

 

1)

pembukaan lahan;

land clearing;

 

2)

pemberaian/pembongkaran tanah/batuan penutup dengan didahului peledakan;

loosening/removal of overburden (soil/rock) preceded by blasting;

 

3)

pemberaian/pembongkaran tanah/batuan penutup tanpa didahului peledakan;

loosening/excavation of overburden (soil/rock) without prior blasting;

 

4)

pengupasan, pemuatan dan pemindahan tanah/batuan penutup;

stripping, loading, and hauling of overburden (soil/rock);

 

5)

penggalian mineral (mineral getting);

mineral extraction (mineral getting);

 

6)

penggalian batubara (coal getting);

coal extraction (coal getting);

 

7)

pengeboran dalam rangka peledakan;

drilling for blasting purposes;

 

8)

peledakan; dan

blasting; and

 

9)

pengelolaan geoteknik.

geotechnical management.

j.

pengolahan mineral, meliputi subbidang:

mineral processing, comprising the following sub-fields:

 

1)

kominusi;

comminution;

 

2)

separasi;

separation;

 

3)

konsentrasi;

concentration;

 

4)

pencucian dengan air (washing); dan

washing with water (washing); and

 

5)

pengurangan kadar air (dewatering).

reduction of water content (dewatering).

Kewenangan pemberian IUJP dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

The authority to grant Mining Services Business Licenses is exercised in accordance with the provisions of laws and regulations.

 

 

 

Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)

The Founder

of

ANMU

(Agussalim Nasution Mandailing University)

 

Jumat, 12 Februari 2010 Masehi ke Jumat 26 Desember Tahun 3000 adalah Kuliah Umum UM (Universitas Mandailing)

untuk

UANM (Universitas Agussalim Nasution Mandailing)

dari

Rabu, 31 Desember tahun 3000 Masehi ke saat ini adalah Kuliah Reguler UANM (Universitas Agussalim Nasution Mandailing)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

17 Mei 2996, Selasa untuk ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari Penjadwalan Linimasa UANM KS MET (Universitas Agussalim Nasution Mandailing Kuliah Sepanjang Masa Electronic Teleconference) Tahun 2996

  Link video https://youtu.be/ndNArF5ZTSQ untuk ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari UANM (Universitas Agussalim Nasution Mandailing)   Fa...