MAGNUM OPUS
Arahan
dari
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pihak
Rektorat, Dekanat, Jurusan, Program Studi, staf pengajar, mahasiswa/mahasiswi, regeneratif
The Greatest Generation, Generasi Boomer, Generasi X, Generasi Millenial,
Gen Z, Gen Alpha, Gen Beta, Gen Gamma, Gen Delta, Generasi Epsilon,
Generasi Sigma, Generasi Upsilon, Generasi Omega UANM (Universitas Agussalim
Nasution Mandailing) yang saya banggakan,
The Rectorate, Deans, Departments,
Study Programs, teaching staff, students, regenerative The Greatest Generation,
Boomer Generation, Generation X, Millennial Generation, Gen Z, Gen Alpha, Beta
Generation, Gamma Gene, Delta Gene,
Epsilon Generation, Generation Sigma, Generation Upsilon, Generation Omega of
ANMU (Agussalim Nasution Mandailing University) that I am proud of,
Kisi-Kisi
Materi KUANMET (Kuliah Universitas Agussalim
Nasution Mandailing Electronic
Teleconfence)
untuk
ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari UANM (Universitas Agussalim Nasution
Mandailing) dengan Misi Abadi untuk Perdamaian Abadi Dunia
07 September 2997, Kamis, untuk
ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari Penjadwalan Linimasa UANM KS MET
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing Kuliah Sepanjang Masa Electronic
Teleconference) Tahun 2997 (dua ribu sembilan
ratus sembilan puluh tujuh) Masehi ke Saat Ini (Now) Tahun
2026, 971 (sembilan ratus tujuh puluh satu) tahun, secara Arus Mudik, dari Kota
Medan Reinkarnasi Ilmu Asia ke Wajah Dunia Internasional Global Bumi, mewarisi
Peradaban dengan Amal Jariyah (Ilmu yang Bermanfaat) sebagai Tanggung Jawab
Moral Kita untuk Generasi ke Generasi Mendatang untuk Perdamaian Abadi Dunia
khususnya untuk rakyat Provinsi Sumatera Utara
September 07th,
2997 Thursday,
for the GOVERNOR of NORTH SUMATERA from the Timeline Scheduling of Agussalim
Nasution Mandailing University Lecture Throughout Time Electronic
Teleconference Year 2997 (two thousand and nine
hundreds and ninety seven) AD to the Present (Now) Year 2026, 971 (nine hundreds and seventy one) years, through the Homecoming Flow, from the City of Medan
Reincarnation of Asian Knowledge to the Face of the Global International World
of the Earth, inheriting Civilization with Amal Jariyah (Beneficial Knowledge)
as Our Moral Responsibility for Future Generations for Eternal World Peace
especially for the people of North Sumatra Province
Universitas Agussalim Nasution
Mandailing (UANM)
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian
Jurusan Teknik Pertambangan
Materi Kuliah
Kamis, 07
September Tahun 2997
Masehi
Agussalim Nasution Mandailing
University (ANMU)
The Faculty of Earth Sciences and
Technology
The Mining Engineering Department
Lecture Material
Thursday, September 07th,
Year 2997 AD
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA
MINISTRY OF ENERGY AND MINERAL RESOURCES
OF
THE REPUBLIC OF INDONESIA
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA
NOMOR: 176.K /MB.01/DJB/2022
TENTANG
PEDOMAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN, EVALUASI, DAN PERSETUJUAN DOKUMEN
LAPORAN STUDI KELAYAKAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN KOMODITAS BATUAN DENGAN LUASAN
PALING LUAS 50 (LIMA PULUH) HEKTAR DAN DOKUMEN RENCANA PENAMBANGAN SURAT IZIN
PENAMBANGAN BATUAN
DECREE OF THE DIRECTOR GENERAL OF
MINERAL AND COAL
NUMBER: 176.K /MB.01/DJB/2022
CONCERNING
GUIDELINES FOR THE PREPARATION,
EVALUATION, AND APPROVAL OF FEASIBILITY STUDY REPORTS FOR MINING BUSINESS
PERMITS FOR ROCK COMMODITIES WITH A MAXIMUM AREA OF 50 (FIFTY) HECTARES AND
MINING PLAN DOCUMENTS FOR ROCK MINING PERMITS
DIREKTUR JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL,
DIRECTOR GENERAL OF MINERALS AND COAL,
MINISTRY OF ENERGY AND MINERAL
RESOURCES,
Keterangan :
Information :
|
No. Number |
ASPEK DAN KRITERIA EVALUASI EVALUATION
ASPECTS AND CRITERIA |
KETERANGAN INFORMATION |
|
||||||
|
8. |
LINGKUNGAN DAN KESELAMATAN PERTAMBANGAN MINING ENVIRONMENT AND
SAFETY |
|
|||||||
|
|
a. |
Perlindungan Lingkungan Environmental Protection |
|
|
|||||
|
|
1. |
Neraca lahan yang memuat perencanaan luas lahan yang dibuka dan direklamasi
setiap tahun serta perencanaan Pascatambang Perencanaan bukaan lahan dan
Reklamasi serta Pascatambang baik di dalam maupun di luar WIUP dijelaskan
sebagaimana tabel berikut. The land balance sheet
contains the planning of the area of land to be opened and
reclaimed each year as well as Post-mining planning. Land opening and
Reclamation and Post-mining planning both inside and outside the Mining
Business Permit Area are explained in the following table. |
|
||||||
|
|
|||||||||
|
a. |
Lubang bekas tambang (void)
adalah konsekuensi dari kegiatan penambangan dengan metode tambang terbuka.
Adapun potensi ini agar diminimalisasi oleh pemegang IUP sehingga pada saat
Pascatambang lubang yang ditinggalkan tidak dalam luas yang besar. Dalam
dokumen studi kelayakan, pemegang IUP menjelaskan: Voids are a consequence of
open-pit mining activities. Mining Business Permit holders should minimize
this potential so that the voids left behind during post-mining are not large
in size. In the feasibility study document, the Mining Business Permit holder
explains: |
|
|
||||||
|
1) |
luas dan kedalaman lubang bekas tambang (void) yang akan ditinggalkan dan berpotensi terisi air sehingga
menjadi badan air; dan the area and depth of the
abandoned mining pit (void) that will be left and has the potential to fill
with water to become a body of water; and |
|
|||||||
|
2) |
peruntukan lubang bekas tambang yang akan ditinggalkan. designation of ex-mining holes
that will be abandoned. |
|
|||||||
|
Pemegang IUP juga wajib membuat rencana pengelolaan dalam rangka pemanfaatan
lubang bekas tambang meliputi: 1) stabilisasi lereng; 2) pengamanan lubang bekas tambang; 3) pemulihan atau pemantauan kualitas air serta pengelolaan air dalam
lubang bekas tambang sesuai dengan peruntukkannya; dan 4) pemeliharaan lubang bekas tambang. Mining Business Permit holders
are also required to develop a management plan for the utilization of
abandoned mine pits, including: 1) slope stabilization; 2) securing abandoned mine
pits; 3) restoring or monitoring
water quality and managing water within abandoned mine pits in accordance
with their intended use; and 4) maintaining abandoned mine
pits. |
|
||||||||
|
|
|
|
|
||||||
|
b. |
Fasilitas yang dipertahankan pada Pascatambang pada saat
Pascatambang, beberapa fasilitas dapat direncanakan untuk tidak dibongkar dan
direklamasi sesuai dengan kesepakatan dengan stakeholders selama lokasi WIUP berada dalam Area Penggunaan Lain
(APL). Facilities that are maintained
during Post-Mining During Post-Mining, several facilities can be planned not
to be dismantled and reclaimed in accordance with the agreement with
stakeholders as long as the location of the Mining Business Permit Area is
within the Other Use Area (APL). |
|
|||||||
|
|
|
|
|||||||
|
c. |
Reklamasi bentuk lain Program Reklamasi dan/ atau Pascatambang dapat dilaksanakan dalam
bentuk revegetasi dan/atau peruntukan lainnya yang terdiri atas: 1) area permukiman; 2) pariwisata; 3) sumber air; atau 4) area pembudidayaan Other forms of reclamation Reclamation and/or post-mining
programs can be implemented in the form of revegetation and/or other uses,
including: 1) residential areas; 2) tourism; 3) water sources; or 4) cultivation areas. |
|
|||||||
|
|
|
||||||||
|
|||||||||
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
The
Founder
of
ANMU
(Agussalim
Nasution Mandailing University)