MAGNUM OPUS
Arahan
dari
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pihak
Rektorat, Dekanat, Jurusan, Program Studi, staf pengajar, mahasiswa/mahasiswi, regeneratif
The Greatest Generation, Generasi Boomer, Generasi X, Generasi Millenial,
Gen Z, Gen Alpha, Gen Beta, Gen Gamma, Gen Delta, Generasi Epsilon,
Generasi Sigma, Generasi Upsilon, Generasi Omega UANM (Universitas Agussalim
Nasution Mandailing) yang saya banggakan,
The Rectorate, Deans, Departments,
Study Programs, teaching staff, students, regenerative The Greatest Generation,
Boomer Generation, Generation X, Millennial Generation, Gen Z, Gen Alpha, Beta
Generation, Gamma Gene, Delta Gene,
Epsilon Generation, Generation Sigma, Generation Upsilon, Generation Omega of
ANMU (Agussalim Nasution Mandailing University) that I am proud of,
Kisi-Kisi
Materi KUANMET (Kuliah Universitas Agussalim
Nasution Mandailing Electronic
Teleconfence)
untuk
ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari UANM (Universitas Agussalim Nasution
Mandailing) dengan Misi Abadi untuk Perdamaian Abadi Dunia
07 Juni 2997, Rabu, untuk
ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari Penjadwalan Linimasa UANM KS MET
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing Kuliah Sepanjang Masa Electronic
Teleconference) Tahun 2997 (dua ribu sembilan
ratus sembilan puluh tujuh) Masehi ke Saat Ini (Now) Tahun
2026, 971 (sembilan ratus tujuh puluh satu) tahun, secara Arus Mudik, dari Kota
Medan Reinkarnasi Ilmu Asia ke Wajah Dunia Internasional Global Bumi, mewarisi
Peradaban dengan Amal Jariyah (Ilmu yang Bermanfaat) sebagai Tanggung Jawab
Moral Kita untuk Generasi ke Generasi Mendatang untuk Perdamaian Abadi Dunia
khususnya untuk rakyat Provinsi Sumatera Utara
June 07th,
2997 Wednesday,
for the GOVERNOR of NORTH SUMATERA from the Timeline Scheduling of Agussalim
Nasution Mandailing University Lecture Throughout Time Electronic
Teleconference Year 2997 (two thousand and nine
hundreds and ninety seven) AD to the Present (Now) Year 2026, 971 (nine hundreds and seventy one) years, through the Homecoming Flow, from the City of Medan
Reincarnation of Asian Knowledge to the Face of the Global International World
of the Earth, inheriting Civilization with Amal Jariyah (Beneficial Knowledge)
as Our Moral Responsibility for Future Generations for Eternal World Peace
especially for the people of North Sumatra Province
Universitas Agussalim Nasution
Mandailing (UANM)
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian
Jurusan Teknik Pertambangan
Materi Kuliah
Rabu, 07 Juni
Tahun 2997
Masehi
Agussalim Nasution Mandailing
University (ANMU)
The Faculty of Earth Sciences and
Technology
The Mining Engineering Department
Lecture Material
Wednesday, June 07th,
Year 2997 AD
LAMPIRAN I
PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 7 TAHUN 2026
TENTANG
STANDAR KEGIATAN USAHA PADA PENYELENGGARAAN PERIZINAN
BERUSAHA BERBASIS RISIKO SEKTOR ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
APPENDIX I
REGULATION OF
THE MINISTER OF ENERGY AND MINERAL RESOURCES
OF THE REPUBLIC
OF INDONESIA
NUMBER 7 OF 2026
CONCERNING
STANDARDS FOR
BUSINESS ACTIVITIES IN THE IMPLEMENTATION OF RISK-BASED BUSINESS LICENSING IN
THE ENERGY AND MINERAL RESOURCES SECTOR
STANDAR KEGIATAN USAHA
PERIZINAN BERUSAHA SEKTOR ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
STANDARDS FOR BUSINESS ACTIVITIES IN THE ENERGY AND MINERAL RESOURCES
SECTOR
C. Subsektor Mineral Dan Batubara (halaman 211)
C. Minerals and Coal
Subsector (page 211)
1. Standar Kegiatan Usaha Berupa Izin Usaha Pertambangan
(Komoditas Mineral Logam dan Batubara) (halaman 211)
1. Business Activity
Standards in the Form of Mining Business Licenses (Metallic Mineral and Coal
Commodities) (page 211)
2. Standar Kegiatan Usaha Berupa Izin Usaha Pertambangan (Komoditas
Mineral Bukan Logam, Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu, dan Batuan) (halaman
218)
2. Business Activity
Standards for Mining Business Licenses (Commodities: Non-metallic Minerals,
Specific Non-metallic Minerals, and Rocks) (page 218)
|
No. Number |
Izin Usaha Pertambangan (Komoditas Mineral Bukan Logam, Mineral
Bukan Logam Jenis Tertentu, dan Batuan) Mining
Business License (Non-Metallic
Minerals, Specific Non-Metallic Minerals, and Rock Commodities) KBLI: (08101) Penggalian Batu
Hias dan Batu Bangunan (08102) Penggalian Batu
Kapur/Gamping (08103) Penggalian
Kerikil/Sirtu (08104) Penggalian Pasir
(08105) Penggalian Tanah
dan Tanah Liat (08106) Penggalian Gips (08107) Penggalian Tras (08108) Penggalian Batu Apung (08109) Penggalian Batu,
Pasir dan Tanah Liat Lainnya (08911) Pertambangan
Belerang (08912) Pertambangan
Fosfat (08913) Pertambangan
Nitrat (08914) Pertambangan
Yodium (08915) Pertambangan
Potash (Kalium Karbonat) (08919) Pertambangan
Mineral, Bahan Kimia dan Bahan Pupuk Lainnya (08991) Pertambangan
Batu Mulia (08992) Penggalian
Feldspar dan Kalsit (08994) Penggalian Asbes
(08995) Penggalian Kuarsa/Pasir
Kuarsa (08999) Pertambangan dan
Penggalian Lainnya YTDL Standard Classification of
Indonesian Business Fields (08101) Quarrying of Ornamental and Building
Stone (08102) Quarrying of Limestone (08103) Quarrying of Gravel/Sand-Gravel Mix (08104) Quarrying of Sand (08105) Quarrying of Soil and Clay (08106) Quarrying of Gypsum (08107) Quarrying of Trass (08108) Quarrying of Pumice (08109) Quarrying of Other Stone, Sand, and
Clay (08911) Mining of Sulfur (08912) Mining of Phosphate (08913) Mining of Nitrate (08914) Mining of Iodine (08915) Mining of Potash (Potassium
Carbonate) (08919) Mining of Other Minerals, Chemical
Materials, and Fertilizer Materials (08991) Mining of Precious Stones (08992) Quarrying of Feldspar and Calcite (08994) Quarrying of Asbestos (08995) Quarrying of Quartz/Quartz Sand (08999) Other Mining and Quarrying Not
Elsewhere Classified |
||
|
2. |
Istilah dan Definisi Terms and Definitions |
a. |
Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam
rangka pengelolaan dan pengusahaan Mineral atau batubara yang meliputi
penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan,
pengolahan dan/atau pemurnian atau pengembangan dan/atau pemanfaatan,
pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pascatambang. Mining refers to some or all
stages of activities involved in the management and commercial exploitation
of minerals or coal, encompassing general survey, exploration, feasibility
study, construction, mining, processing and/or refining or development and/or
utilization, transportation and sales, as well as post-mining activities. |
|
|
|
b. |
Mineral adalah senyawa anorganik yang terbentuk di alam, yang
memiliki sifat fisik dan kimia tertentu serta susunan kristal teratur atau
gabungannya yang membentuk batuan, baik dalam bentuk lepas atau padu Minerals are inorganic
compounds that occur in nature, which have certain physical and chemical
properties as well as regular crystalline arrangements or their combinations
that form rocks, either in loose or solid form. |
|
|
|
c. |
Pertambangan Mineral adalah Pertambangan kumpulan Mineral yang berupa
bijih atau batuan, di luar panas bumi, minyak dan gas bumi, serta air tanah. Mineral Mining is the mining of
a collection of minerals in the form of ore or rock, excluding geothermal,
oil and gas, and ground water. |
|
|
|
d. |
Usaha Pertambangan adalah kegiatan dalam rangka pengusahaan Mineral
atau Batubara yang meliputi tahapan kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi,
studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan/atau pemurnian atau
pengembangan dan/atau pemanfaatan, pengangkutan dan penjualan, serta
pascatambang. Mining Business refers to
activities undertaken for the exploitation of minerals or coal, comprising
the stages of general survey, exploration, feasibility study, construction,
mining, processing and/or refining or development and/or utilization,
transportation and sales, as well as post-mining activities. |
|
|
|
e. |
Eksplorasi adalah tahapan kegiatan Usaha Pertambangan untuk
memperoleh informasi secara terperinci dan teliti tentang lokasi, bentuk,
dimensi, sebaran, kualitas dan sumber daya terukur dari bahan galian, serta
informasi mengenai lingkungan sosial dan lingkungan hidup Exploration is a stage of
mining business activities aimed at obtaining detailed and precise
information regarding the location, shape, dimensions, distribution, quality,
and measured resources of mineral deposits, as well as information concerning
the social and natural environments. |
|
|
|
f. |
Wilayah Izin Usaha Pertambangan, yang selanjutnya disebut WIUP,
adalah wilayah yang diberikan kepada pemegang IUP dan SIPB. A Mining Business License
Area—hereinafter referred to as a Mining Business License Area—is an area
granted to the holder of a Mining Business License and a Rock Mining Permit. |
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
The
Founder
of
ANMU
(Agussalim
Nasution Mandailing University)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar