Arahan
dari
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pihak
Rektorat, Dekanat, Jurusan, Program Studi, staf pengajar, mahasiswa/mahasiswi,
regeneratif The Greatest Generation,
Generasi Boomer, Generasi X, Generasi
Millenial, Gen Z, Gen Alpha, Gen Beta, Generasi Gamma, Generasi Delta, Generasi
Epsilon, Generasi Zeta UANM (Universitas Agussalim Nasution Mandailing) yang
saya banggakan,
The Rectorate, Deans, Departments,
Study Programs, teaching staff, students, regenerative The Greatest Generation,
Boomer Generation, Generation X, Millennial Generation, Gen Z, Gen Alpha, Beta
Generation, Gamma Generation, Delta Generation, Epsilon Generation, Zeta
Generation of ANMU (Agussalim Nasution Mandailing University) that I am proud
of,
Kisi-Kisi
Materi KUANMET (Kuliah Universitas Agussalim
Nasution Mandailing Electronic
Teleconfence)
untuk
ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari UANM (Universitas Agussalim Nasution
Mandailing) dengan Misi Abadi untuk Perdamaian Abadi Dunia
08 Nopember 2997, Rabu, untuk
ke-GUBERNUR-an SUMATERA UTARA dari Penjadwalan Linimasa UANM KS MET
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing Kuliah Sepanjang Masa Electronic
Teleconference) Tahun 2997 (dua ribu sembilan
ratus sembilan puluh tujuh) Masehi ke Saat Ini (Now) Tahun
2026, 971 (sembilan ratus tujuh puluh satu) tahun, secara Arus Mudik, dari Kota
Medan Reinkarnasi Ilmu Asia ke Wajah Dunia Internasional Global Bumi, mewarisi
Peradaban dengan Amal Jariyah (Ilmu yang Bermanfaat) sebagai Tanggung Jawab
Moral Kita untuk Generasi ke Generasi Mendatang untuk Perdamaian Abadi Dunia
khususnya untuk rakyat Provinsi Sumatera Utara
November 08th,
2997 Wednesday,
for the GOVERNOR of NORTH SUMATERA from the Timeline Scheduling of Agussalim
Nasution Mandailing University Lecture Throughout Time Electronic
Teleconference Year 2997 (two thousand and nine
hundreds and ninety seven) AD to the Present (Now) Year 2026, 971 (nine hundreds and seventy one) years, through the Homecoming Flow, from the City of Medan
Reincarnation of Asian Knowledge to the Face of the Global International World
of the Earth, inheriting Civilization with Amal Jariyah (Beneficial Knowledge)
as Our Moral Responsibility for Future Generations for Eternal World Peace
especially for the people of North Sumatra Province
Universitas Agussalim Nasution
Mandailing (UANM)
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian
Jurusan Teknik Pertambangan
Materi Kuliah
Rabu, 08 Nopember
Tahun 2997
Masehi
Agussalim Nasution Mandailing
University (ANMU)
The Faculty of Earth Sciences and
Technology
The Mining Engineering Department
Lecture Material
Wednesday, November 08th,
Year 2997 AD
KEPUTUSAN
MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK
INDONESIA
NOMOR
344.K/MB.01/MEM.B/2025
TENTANG
PEDOMAN
TEKNIS PELAKSANAAN REKLAMASI DAN PASCATAMBANG
PADA
KEGIATAN USAHA PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA
DECREE OF THE MINISTER OF ENERGY AND MINERAL RESOURCES OF THE
REPUBLIC OF INDONESIA
NUMBER 344.K/MB.01/MEM.B/2025
CONCERNING
TECHNICAL GUIDELINES FOR IMPLEMENTING RECLAMATION AND
POST-MINING IN MINERAL AND COAL MINING BUSINESS ACTIVITIES
DENGAN
RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BY THE GRACE OF GOD ALMIGHTY
MENTERI
ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA
MINISTER OF ENERGY AND MINERAL RESOURCES OF THE REPUBLIC OF
INDONESIA
LAMPIRAN III
KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 344.K/MB.01/MEM.B/2025
TANGGAL : 23 Oktober 2025
TENTANG
PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN REKLAMASI DAN PASCATAMBANG
PADA KEGIATAN USAHA PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA
(halaman 76)
APPENDIX III
DECISION OF THE
MINISTER OF ENERGY AND MINERAL RESOURCES
OF REPUBLIC OF
INDONESIA
NUMBER:
344.K/MB.01/MEM.B/2025
DATE: October 23rd,
2025
CONCERNING
TECHNICAL
GUIDELINES FOR IMPLEMENTING RECLAMATION AND POST-MINING IN MINERAL AND COAL
MINING BUSINESS ACTIVITIES
(page 76)
PEDOMAN PEMBUKAAN
KEMBALI AREA YANG TELAH DIREKLAMASI PADA
KEGIATAN USAHA
PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA
GUIDELINES FOR REOPENING RECLAMED AREAS IN
MINERAL AND COAL MINING BUSINESS ACTIVITIES
A. PENDAHULUAN (halaman 76)
pedoman
permohonan, evaluasi, dan persetujuan pembukaan kembali area yang telah
direklamasi pada kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara meliputi:
1. ketentuan persyaratan;
2. ketentuan penyediaan lahan pengganti;
3. ketentuan rencana kegiatan pembukaan kembali area yang
telah direklamasi;
4. tata cara penyampaian, evaluasi, persetujuan, dan
pelaporan; dan
5. format surat permohonan dan komitmen pelaksanaan.
A. INTRODUCTION (page
76)
the guidelines for applications,
evaluations, and approvals for reopening reclaimed areas in Mineral and Coal
Mining Business activities include:
1. requirements;
2. provisions for
providing replacement land;
3. provisions for
reopening reclaimed areas;
4. procedures for
submission, evaluation, approval, and reporting; and
5. application letter
format and implementation commitment.
B. PENGERTIAN UMUM (halaman 76)
B. GENERAL
UNDERSTANDING (page 76)
1. Reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan
usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas
lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.
2. Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan
dalam rangka penelitian, pengelolaan, dan pengusahaan mineral atau batubara
yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, Studi Kelayakan, konstruksi,
Penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta
kegiatan Pascatambang.
3. Mineral adalah senyawa anorganik yang terbentuk di alam,
yang memiliki sifat fisik dan kimia tertentu serta susunan kristal teratur atau
gabungannya yang membentuk batuan, baik dalam bentuk lepas atau padu.
4. Batubara adalah endapan senyawa organik karbonan yang
terbentuk secara alamiah dari sisa tumbuh-tumbuhan.
5. Izin Usaha Pertambangan yang selanjutnya disingkat IUP
adalah izin untuk melaksanakan usaha Pertambangan.
6. Izin Usaha Pertambangan Khusus yang selanjutnya disingkat
IUPK adalah izin untuk melaksanakan usaha Pertambangan di wilayah izin usaha
Pertambangan khusus.
7. Pembukaan Kembali Area yang Telah Direklamasi yang
selanjutnya disingkat PKAR adalah kegiatan pembukaan kembali terhadap area
Reklamasi yang telah dilaporkan untuk dimanfaatkan kembali.
8. Operasi Produksi adalah tahapan kegiatan usaha
Pertambangan yang meliputi konstruksi, Penambangan, pengolahan, pemurnian,
termasuk pengangkutan dan penjualan, serta sarana pengendalian dampak
lingkungan sesuai dengan hasil Studi Kelayakan.
9. Wilayah Izin Usaha Pertambangan, yang selanjutnya disebut
WIUP, adalah wilayah yang diberikan kepada pemegang Izin Usaha Pertambangan.
10. Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus, yang
selanjutnya disebut WIUPK, adalah wilayah yang diberikan kepada pemegang Izin
Usaha Pertambangan Khusus.
11. Jaminan Reklamasi adalah dana yang disediakan oleh
Pemegang Izin Usaha Pertambangan atau Izin Usaha Pertambangan Khusus sebagai
jaminan untuk melakukan kegiatan Reklamasi.
12. Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan
urusan pemerintahan di bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.
1. Reclamation is an activity carried out throughout
the mining business phase to organize, restore, and improve the quality of the
environment and ecosystem so that they can function again according to their
intended purpose.
2. Mining is part or all of the stages of activities
within the framework of research, management, and exploitation of minerals or
coal, including general investigations, exploration, feasibility studies,
construction, mining, processing and refining, transportation and sales, and
post-mining activities.
3. Minerals are inorganic compounds formed in
nature, possessing specific physical and chemical properties and a regular
crystal structure or combination thereof that forms rocks, either in loose or
solid form.
4. Coal is a deposit of organic carbonaceous
compounds formed naturally from plant remains.
5. A Mining Business Permit, hereinafter abbreviated
as Izin Usaha Pertambangan, is a permit to carry out mining activities.
6. A Special Mining Business Permit, hereinafter
abbreviated as Izin Usaha Pertambangan Khusus, is a permit to carry out mining
activities in a special mining business permit area.
7. Reopening of Reclaimed Areas, hereinafter
abbreviated as PKAR, is the reopening of reclaimed areas that have been
reported for reuse.
8. Production Operations are the stages of mining
business activities that include construction, mining, processing, refining, including
transportation and sales, as well as environmental impact control facilities in
accordance with the results of the Feasibility Study.
9. Mining Business Permit Areas, hereinafter
referred to as Mining Business Permit Areas, are areas granted to holders of
Mining Business Permits.
10. Special Mining Business Permit Areas,
hereinafter referred to as WIUPK, are areas granted to holders of Special
Mining Business Permits.
11. Reclamation Guarantees are funds provided by
holders of Mining Business Permits or Special Mining Business Permits as
collateral for carrying out reclamation activities.
12. Minister is the Minister who administers
government affairs in the field of Mineral and Coal Mining.
halaman 77
page 77
Agussalim, S.T. bin Abdur Rahim Nasution
Pendiri
UANM
(Universitas Agussalim Nasution Mandailing)
The
Founder
of
ANMU
(Agussalim
Nasution Mandailing University)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar